|
|
Regular Meeting with Special Talk re IMS

Meeting kita kali ini agak “berbeda”. Rotarian Eka Cipta Spkk, yang baru saja dilantik menjadi dokter specialist Kulit dan Kelamin, dijadwalkan untuk membawakan topik IMS (Infeksi Menular Seksual).
Antusiasme dari para member untuk datang ke meeting sangat luar biasa. Dari sehari sebelumnya, sudah ramai sekali perbincangan mengenai “thema” apa yang diinginkan untuk dibawakan oleh Rotarian kita yang cantik ini. Info saja, Rotarian Eka merupakan Putri Bali 2001.
Hadir dalam meeting kali ini adalah IPP Sukadana, PP Sicca, PP Suryawan, PP Arnold, Rtn Leo, Rtn Darma,Rtn Anita, Rtn Suzana, Rtn Eka, Rtn Endah, dan RAC Agung , 2 Rotaract Denpasar dan tamu kita dari Universitas Udayana.
Meeting dimulai dengan beberapa info dari Rtn Anita selaku bendahara, yaitu iuran club dimana masa discount akan berakhir di akhir Agustus ini. Bagi yang belum membayar, dipersilahkan mentransfer iuran pertahun senilai Rp. 1.75juta rupiah, atau 175ribu per bulan.
Juga diingatkan bagi mereka yang sudah didaftarkan untuk Discon 2011, harap segera membayar uang pendaftaran Rp.650.000 kepada Club. Last but not least, para peserta Triple B Seminar yang sudah didaftarkan, harap mengganti uang pembayaran sejumlah Rp.100.000 per seminar.
Pizza for today’s lunch, plus lots of salad. Thank you to Rtn Anita yang menyiapkan lunch. Tamu kita, dari fakultas Kedokteran Unud membawa pesan bahwa mereka akan mengadakan Seminar re- HIV dengan target tenaga medis di daerah-daerah. Diharapkan RC Bali Denpasar mau bekerjasama.
Kemudian, RADEN (Rotaract Denpasar), mengumumkan bahwa mereka mengadakan galang dana dengan menjual parcel untuk Idul Fitri, dan juga mengemukakan rencana joint meeting dengan Club Kita. Rencananya kita akan mengadakan fellowship meeting bersama. Presiden Wien yang kali ini berhalangan hadir, diharapkan dapat berkomunikasi dengan RADEN untuk menentukan kegiatan felloship apa yang bisa dilakukan bersama.
Kemudian kita melangkah ke acara yang di tunggu2; Presentasi oleh Rtn Eka Cipta Spkk tentang IMS atau STD (Sexual Transmitted Disease).
Selama 15 menit kita dibombardir dengan info-info mengenai berbagai macam penyakit yang bisa menular dengan adanya seksual kontak dengan penderita. Sangat mengerikan kemungkinan-kemungkinan penyakit yang bisa tertular bagi mereka yang berganti-ganti pasangan seksual.
Rtn Eka juga berbagi pengalamannya sebagai dokter, bahwa secara kasat mata sangatlah tidak mudah untuk menilai apakah seseorang terinfeksi atau tidak, sampai terbukanya “secret garden”. Nah lho, sesutau yang bening-bening, belum tentu bening..sampai kita check secret gardennya. Ha..ha.. ini meminjam istilahnya Rtn Eka dan Rtn Darma lho.
Yang paling seru adalah acara tanya jawab. Tercatat, Rtn Darma melontarkan lebih dari 20 pertanyaan, luar biasa sekali interestnya di subject ini. Tidak ketinggalan, PP Arnold dengan pertanyaannya re adakah di Bali yang menjual alat-alat seks. Agak kurang jelas, maksud PP Arnold, apakah beliau mau beli atau mau buka bisnis. Ha..ha..ha
IPP Sukadana yang datang terlambat, tidak ketinggalan bercerita bahwa di England, sangat biasa seorang wanita membeli ‘penis palsu’ tanpa ada rasa risi. Wow…wow..kalau PP Sisca yang hari ini menggantikan Pres Wien yang berhalangan, tidak menghentikan pertanyaan2, bisa dipastikan meeting tidak selesai sampai jam 5 sore.
Pesan dari Rtn Eka, setia lah pada pasangan anda, dan jangan lupa regular check.
Meeting adjourned jam 14.15 dengan begitu banyaknya gelak tawa. Meeting yang sangat relax dan sangat informatif. Sampe meeting yang akan datang ( Rtn Suzana)
PERJALANANKU HARI INI – oleh Rotarian Fina Kaska
Hari ini Sabtu 14 Agustus 2010, saya kembali lagi melakukan perjalanan kekarangasem untuk melihat anak-anak yang selama enam bulan lalu diberikan tambahan nutrisi dari Rotary Club of Bali Denpasar. Tapi ada yang menarik dari perjalanan saya kali ini karena saya juga menemani dua tamu dari Rotary Rotary Club of Swan Valley West Australia. Jadi kami ber lima saya, agung, noel n istri, pak jhony dan mbak ayu siap berangkat.
Kami berangkat dari denpasar sekitar jam 8 pagi ditemani cuaca mendung dan tiba di tujuan sekitar jam 09.30 wita. Tujuan pertama kami adalah SD 4 Selat Duda. Dan seperti biasa kegembiraan anak-anak menyambut tamu sangat terlihat dari pancaran wajah mereka. Di sekolah ini kami memberikan bantuan alat-alat sekolah bagi 10 anak berprestasi , satu TV dari Conrad hotel dan kaos untuk para guru. Kami juga melihat kondisi sekolah dan ngobrol dengan para guru. Rupanya di sekolah ini tidak memiliki perpustakaan.Tetapi yang terlihat para guru dan siswa sangat antusias dalam proses belajar mengajar.
Supaya tidak terlalu siang, kami langsung menuju SD 7 Duda Timur. Nah, perjalanan mengasyikan penuh tantangan dimulai. Rupanya hujan sejak semalam membuat udara cukup dingin dan jalanan becek dan licin. Dengan jalan setapak menanjak ke atas bukit saya dibonceng sepeda motor. Tapi para tamu memilih berjalan kaki dengan alas an supaya bias menikmati pemandangan (tapi menurut saya sih karena takut hehhe). Dengan doa sepanjang jalan akhirnya saya dan rombongan sampai juga di sekolah. Kami disambut hangat oleh para murid dan guru. Akh….senangnya melihat wajah-wajah yang berbahagia walaupun semua dalam keterbatasan.
Saya membagikan susu pada siswa sebagai oleh-oleh dari denpasar, dan tentu juga 1 TV, kaos dan beberapa baju layak pakai. Dan tentu saja mereka happy. Setelah puas berfoto dan mengumpulkan data, kami disuguhi salak, kue dan cereal dan susu (hahha untuk menambah energy jalan). Oh ya, program nutrisi kita ada hasil loh. Mereka lebih “cerah” daripada pada saat saya pertama kali datang, luar biasa.
Akhirnya kami harus kembali ke denpasar dengan jalan kaki menuju tempat parkir mobil. (ups…..keringat saya bercucuran dan mungkin lebih dari 1000 kalori yang terbakar hahhaha ).
Perjalanan yang sangat menyenangkan dan ternyata masih banyak anak yang memerlukan bantuan kita untuk menunjang persiapan masa depan mereka.
Hayo……siapa yang mau nyusul ikut saya ke karangasem?
Indahnya berbagi
(Diary & Foto: Rtn Fina Kaska. Posted by Rtn Cika)
Meeting oh so sweet:) Walaupun meting siang ini agak sepi, tapi semangat para rotarian tetap membara.
Pres Wiwien memulai dengan doa dan penyajian video2 tentang informasi Rotary.
Lumayan juga, ada tambahan informasi walaupun agak kesulitan mengerti bahasa Inggrisnya dari Paul Harris. PP Arnold sampai tanya..apakah ada bahasa Indonesianya:) Ayo siapa mau terjemahin?
Selanjutnya kita berdiskusi tentang Distribution Day tgl 7 Agustus anak-anak Pelangi yang sampai saat ini sudah mencapai 657 anak. yang seluruhnya disponsori oleh Rotarians dan simpatisan dari Australia. Tanggal 7 malam, direncanakan akan ada dinner di Veranda Danes. Panitia masih dibutuhkan.
Volunteer please:) Agenda berikut adalah beberapa surat yang masuk dan inquiry dari RC Chennai iNdia untuk join meeting di tgl 30 Sept 2010.
Ide dimana Rotary berpartisipasi dalam mengatasi Demam Berdarah, disambut baik oleh semua members.
Diharapkan presiden dapat menyampaikan pesan ini kepada club”s presiden yang lain. Selanjutnya bincang2
santai dengan Dea Runner Up Putri Indonesia 2009. Untuk kedua dua kalinya, Ayu Diandra Sari, atau biasa dipanggil dengan Dea, menjadi Guest speaker pada acara reguler meeting kita.
Kali ini Dea diundang oleh Presiden Wiwien untuk sedikit sharing pengalamannya sebagai Runner Up
Putri Indonesia 2009, Putri Lingkungan 2009 dan pengalamannya selama menjalani
karantina di Beijing dalam rangka Pemilihan Miss International.Ternyata Dea bukan hanya cantik
dan tinggi (ha..ha) tetapi calon dokter ini juga menyukai dunia public Relations.
Dea bercita2 untuk menjadi dokter yang bekerja sebagai Duta bangsa.
Semoga tercapai ya:)
Meeting adjourned jam 14.00…

Click here to download District 3400 Governor’s Newsletter 01-July 2010 (pdf file-1,95mb)
or you can download the Governor’s Newsletter by clicking the picture below
(beware! It’s 1,95 mb pdf file, make sure you have enough space and good internet connection speed)

BBQ Nite with lots of candle, acoustic gitar and DJ were arranged by the fantastic team Rtn Chika, Rtn Eka and Rtn Fina, as the marking of the Change Over Board of RC Bali Denpasar.
The ambiance was casual yet so sweet and relaxing. The MC for the night PE/Sec Suzana, jokes around with the members and guests, filled the air with joy and laughters. Just a perfect night to pass on the ‘Rotary Wheel” from Immediate Past President I Made Sukadana to President Wiwien Gunawasika.
President Wiwien Gunawasika started his experience in Rotary as a Rotaract of Bali Denpasar. He is now the third Past President of Rotaract who became the President of RC Bali Denpasar.
Congratulation to you and your Boardof Directors! Cheers:)


Please scroll down for English text.
Mari datang dan menikmati BBQ Night di acara Change Over Board Rotary Club Bali Denpasar.
Dalam misi ramah lingkungan untuk dunia yang lebih baik, acara ini tidak akan mencetak tiket.
Semua promosi dibuat berupa digital dan pendaftaran untuk datang ke acara yang menyenangkan ini bisa dilakukan langsung ke Rotarian Cika / Fina / Eka via email info@rotarybalidenpasar.org atau kontak Cika – 08123866228.
Pembayaran langsung bisa dilakukan pada saat reguler meeting RCBD hari Kamis 8 Juli 2010 dan Kamis 15 Juli 2010 atau langsung di lokasi acara.
Acara dibuka untuk member Rotary Club Bali Denpasar dan pasangannya maupun teman-teman Rotary dari Club yang lain.
Maaf acara kali ini belum dibuka untuk anak-anak. Tujuannya adalah supaya lebih fokus ke pergantian kepengurusan RCBD dan juga lebih mengenal program-program yang sudah berlangsung tahun 2009-2010 maupun yang akan berlangsung tahun 2010-2011.
Program acara akan dimeriahkan pula oleh Live Music, Games, Door Prize, BBQ All you can eat.
Sampai Jumpa!
Panitia COB RCBD 2010
English Version Text:
Come and enjoy BBQ Night at the event Change Over Board Rotary Club Bali Denpasar.
In eco-friendly mission for a better world, this event will not print tickets.
All promotions are made digital and registration form to attend this fun can be made directly to the Rotarians cika / Fina / Eka info@rotarybalidenpasar.org via email or contact Cika – 0812 38 66228.
Direct Payments can be made during regular meetings RCBD at BPR Lestari 4th floor (12.15-14.30) -
Thursday, July 8, 2010 and Thursday, July 15, 2010 or directly at the location of the event.
The event was opened to members of Rotary Club Bali Denpasar and spouses and friends of the Rotary Club the other.
We apologize in advance that the event is not open for children. The intention is to focus more on Change Over Board RCBD and also getting familiar with the programs that completed in 2009-2010 and which will take place in 2010-2011.
It will be a fun night as we will have Live Music, Games, Door Prize, and All You Can Eat BBQ.
See you!
COB RCBD 2010 Committee
There are lots of men behind the Rotary Clubs of Bali Denpasar too, I just haven’t got time to collect all the faces. Will try to do it soon. (Suzana)

Ms Endah Mirasanty was our guest speaker in our last Regular Meeting, Thursday , May 6th, 2010. She is a tax consultant and a Managing Partner of KKP Endah Mirasanty & Partner with experience over 15 years in Indonesian Taxation.
For the record, she is also a candidate member of Rotary Club Bali Denpasar:)… the following are her presentation on that day. I am sharing this presentation to every body due to the relevant of “Pajak untuk Yayasan” to all of us in the Rotary Club.
The following presentation is in Indonesian, I will not event contemplate to translate or re-phrase this, just incase I misunderstood the implication of these rules:)
YAYASAN
Sesuai dengan UU PPh Pasal 2 ayat 1 huruf b bahwa Yayasan merupakan Subjek Pajak Penghasilan yang termasuk dalam kategori “Badan”
Kewajiban Perpajakan PPh sebagai Subjek Pajak Badan adalah sebagai berikut:
- PPh Pasal 4(2), atas penghasilan di bawah ini dapat dikenai pajak bersifat final:
- Penghasilan berupa bungan deposito dan tabungan lainnya
- Persewaan tanah dan bangunan.
- PPh Pasal 21, kewajiban pemotongan pajak atas penghasilan sehubungan dengan pekerjaan, jasa, atau kegiatan dengan nama dan dalam bentuk apa pun yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak orang pribadi
- PPh Pasal 23, kewajiban pemotongan PPh oleh pihak yang wajib membayarkan penghasilan atas penghasilan tersebut dibawah ini, dengan nama dan dalam bentuk apa pun yang dibayarkan,disediakan untuk dibayarkan atau telah jatuh tempo pembayarannya.
- sebesar 15% (lima belas persen) dari jumlah bruto atas:
- dividen dengan nama dan dalam bentuk apapun, termasuk deviden dari perusahaan asuransi kepada pemegang polis dan pembagian sisa hasil usaha koperasi.
- bunga termasuk premium,diskonto dan imbalan karena jaminan pengembalian utang.
- royalti; dan
- hadiah, penghargaan, bonus, dan sejenisnya selain yang telah dipotong Pajak Penghasilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21.
- sebesar 2% (dua persen) dari jumlah bruto atas:
- sewa dan penghasilan lain sehubungan dengan penggunaan harta, kecuali sewa dan penghasilan lain sehubungan dengan penggunaan harta yang telah dikenai Pajak Penghasilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2); dan
- imbalan sehubungan dengan jasa teknik, jasa manajemen, jasa konstruksi, jasa konsultan, dan jasa lain selain jasa yang telah dipotong Pajak Penghasilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21.
Jenis Jasa Lain sebagaimana dimaksud dalam UU PPh Pasal 23 yang dijelaskan lebih lanjut dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No 244/PMK.03/2008 tanggal 31 Desember 2008 adalah sebagai berikut:
- Jasa penilai (appraisal);
- Jasa aktuaris;
- Jasa akuntansi, pembukuan, dan atestasi laporan keuangan;
- Jasa perancang (design);
- Jasa pengeboran (drilling) di bidang penambangan minyak dan gas bumi (migas), kecuali yang dilakukan oleh bentuk usaha tetap (BUT);
- Jasa penunjang di bidang penambangan migas;
- Jasa penambangan dan jasa penunjang di bidang penambangan selain migas;
- Jasa penunjang di bidang penerbangan dan bandar udara;
- Jasa penebangan hutan;
- Jasa pengolahan limbah;
- Jasa penyedia tenaga kerja (outsourcing services)
- Jasa perantara dan/atau keagenan;
- Jasa di bidang perdagangan surat-surat berharga , kecuali yang dilakukan oleh KSEI;
- Jasa custodian/pemyimpanan /penitipan, kecuali yang dilakukan oleh KSEI;
- Jasa pengisian suara (dubbing) dan/atau sulih suara;
- Jasa mixing film;
- Jasa sehubungan dengan software computer, termasuk perawatan, pemeliharaan dan perbaikan;
- Jasa instalasi/pemasangan mesin, peralatan, listrik, telepon, air, gas, AC, dan/atau TV kabel, selain yang dilakukan oleh Wajib Pajak yang ruang lingkupnya di bidang konstruksi dan mempunyai izin dan/atau sertifikasi sebagai pengusaha konstruksi;
- Jasa perawatan/perbaikan/pemeliharaan mesin, peralatan, listrik, telepon, air, gas, AC, TV kabel, alat transportasi/kendaraan dan/atau bangunan, selain yang dilakukan oleh Wajib Pajak yang ruang lingkupnya di bidang konstruksi dan mempunyai izin dan/atau sertifikasi sebagai pengusaha konstruksi;
- Jasa maklon;
- Jasa penyelidikan dan keamanan;
- Jasa penyelenggara kegiatan atau event organizer;
- Jasa pengepakan;
- Jasa penyediaan tempat dan/atau waktu dalam media masa, media luar ruang atau media lain untuk penyampaian informasi;
- Jasa pembasmian hama;
- Jasa kebersihan atau cleaning service;
aa. Jasa catering atau tata boga.
- PPh 25, merupakan kewajiban angsuran pajak dalam tahun berjalan yang harus dibayar sendiri oleh Wajib Pajak untuk setiap bukan adalah sebesar Pajak Penghasilan yang terutang menurut SPT Tahunan Pajak Penghasilan tahun Pajak lalu dikurangi Pajak penghasilan yang dipotong sebagaimana dimaksud Pasal 23 dibagi 12 atau banyaknya bulan dalam bagian tahun pajak.
- PPh 29, apabila pajak yang terutang untuk suatu tahun pajak ternyata lebih besar daripada kredit pajak, kekurangan pembayaran pajak yang terutang harus dilunasi sebelum Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan disampaikan..
Penghasilan Yayasan
Penerimaan yayasan dapat dibedakan antara penerimaan yang bukan Objek Pajak dan penerimaan yang merupakan Objek Pajak.
Penghasilan yang bukan Objek Pajak berdasarkan UU PPh pasal 4 ayat 3 adalah sebagai berikut:
- Bantuan atau sumbangan
- Harta hibahan yang diterima Yayasan sepanjang tidak ada hubungan dengan usaha, pekerjaan, kepemilikan atau penguasaan diantara pihak-pihak yang bersangkutan.
- Sisa lebih yang diterima atau diperoleh badan atau lembaga nirlaba yang bergerak dalam bidang pendidikan dan/atau bidang penelitian dan pengembangan yang telah terdaftar pada instansi yang membidanginya yang ditanamkan kembali dalam bentuk sarana dan prasarana kegiatan pendidikan dan/atau penelitian dan pengembangan, dalam jangka waktu paling lama 4 tahun sejak diperolehnya sisa lebih tersebut.
Penghasilan Yayasan yang merupakan Objek Pajak sesuai dengan ketentuan Pasal 4 ayat 1 UU PPh adalah setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia yang dapat dipakai untuk konsumsi atau untuk menambah kekayaan Wajib Pajak yang bersangkutan dengan nama dan dalam bentuk apapun termasuk:
- Penghasilan yang diterima atau diperoleh dari usaha,pekerjaan kegiatan atau jasa
- Bunga deposito, bunga obligasi,diskonto SBI dan bunga Lainnya
- Sewa dan imbalan lain sehubungan dengan penggunaan harta
- Keuntungan dari pengalihan harta, termasuk keuntungan pengalihan harta yang semula berasal dari bantuan,sumbangan atau hibah
- Pembagian keuntungan dari kerja sama usaha
Penggurang Penghasilan Bruto
- biaya-biaya yang berhubungan langsung dengan usaha, pekerjaan, kegiatan atau pemberian jasa untuk mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan atau biaya yang berhubungan langsung dengan operasional penyelenggaraan yayasan atau organisasi yang sejenis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1) dan dengan memperhatikan Pasal 9 ayat (1) UU PPh
- penyusutan atau amortisasi atas pengeluaran untuk memperoleh harta yang mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 dan Pasal 11A UU PPh.
|
|
Recent Comments